Pererat Silaturahmi Alumni, Sanad Krapyak Siap Semarakkan Muktamar Ke-35 NU

Sanad Krapyak siap menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Sanad Krapyak menyewa rumah untuk kegiatan selama muktamar.

BERITA

admin

8/31/20261 min read

SANADCARE.ID, JAKARTA — Jaringan alumni Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta yang terhimpun dalam Santri Ma’had (Sanad) Krapyak bersiap menyukseskan perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Agenda akbar tersebut dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.

Melalui program khusus bertajuk Sanad Krapyak Goes to Muktamar Ke-35 NU, para alumni diajak untuk tidak sekadar hadir sebagai penonton, melainkan juga merawat tradisi keilmuan dan memperkuat ikatan emosional antarsantri.

Ketua Umum Sanad Krapyak, Idham Kholid, menegaskan bahwa momentum ini menjadi sarana penting untuk memperkokoh rabithah (ikatan) alumni serta melestarikan budaya sowan dan ziarah kepada para masyayikh.

“Kehadiran para alumni Krapyak dalam arena muktamar bukan sebatas menghadiri forum organisasi semata. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk menyambung silaturahmi, merawat sanad keilmuan, serta menegaskan komitmen khidmah alumni pesantren terhadap Nahdlatul Ulama,” tutur Idham saat ditemui di Toko Kitab Bani Shofawi, Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (18/8/2026).

Rangkaian Kegiatan dan Titik Kumpul Alumni

Guna memfasilitasi para alumni dari berbagai penjuru daerah, Sanad Krapyak telah menyiapkan rangkaian agenda kebersamaan. Rombongan alumni asal wilayah Jabodetabek akan diberangkatkan bersama pada Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 03.00 WIB dari Graha Misfalah Operator, Jl. Raya Ciputat - Parung, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Adapun alumni dari wilayah lainnya dapat langsung merapat ke lokasi acara di Jombang.

Selama Muktamar berlangsung, Sanad Krapyak mendirikan basecamp utama di Ring 1 Area Muktamar, berdekatan dengan makam muassis NU, KH. Abdul Wahab Chasbullah. Posko ini akan menjadi pusat kegiatan alumni, seperti ziarah muassis, doa bersama, jagong (obrolan) alumni, seminar kebangsaan, bazar, hingga layanan kesehatan dan relaksasi.

Melalui keikutsertaan aktif ini, Sanad Krapyak berharap seluruh jaringan alumni dapat terus merawat adab, ilmu, dan semangat pengabdian yang telah ditanamkan sejak di pesantren.

“Di Krapyak kita menimba ilmu dan adab, lalu bersama NU kita teruskan khidmah tersebut untuk kemaslahatan masyarakat luas,” pungkas Idham.(*)
Artikel ini disadur dan diolah kembali dari berita NU Online Banten.